Beranda > Infotainment > Misteri Rinjani, Film KOlosal Tentang Dewi Anjani

Misteri Rinjani, Film KOlosal Tentang Dewi Anjani

Kapanlagi.com – Dua bupati di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Bupati Lombok Barat H Zaini Arony dan Bupati Lombok Tengah H. Lalu Wiratmadja membintangi film kolosal MISTERI RINJANI yang diangkat dari legenda Dewi Anjani.

Produser film kolosal MISTERI RINJANI, I Made Diata kepada wartawan pada acara pemotongan tumpeng sebagai tanda dimulainya syuting perdana di Giri Menang, Lombok Barat, Rabu (17/03/2010), mengatakan dalam film kolosal pertama yang dibuat di Lombok itu Zaini Arony berperan sebagai Raja Argapura, sedangkan Lalu Wiratmadja menjadi Raja Mekkah.

Film besutan sutradara Steven dan Teddy Lau itu juga dibintangi sejumlah bintang sinetron ternama, antara lain Tessa Kaunang yang berperan sebagai permaisuri Raja Argapura (Zaini Arony) dan Gilbert Marciano berperan sebagai Raden Repatmaja (putra mahkota Kerajaan Mekkah (Lalu Wiratmadja).

Sedangkan Dewi Anjani (putri Raja Argapura) diperankan oleh Baiq Ririn Fitriana dan raja jin diperankan oleh I Wayan Gredeg, keduanya merupakan artis lokal.

Syuting perdana film kolosal MISTERI RINJANI khususnya untuk pengambilan gambar Raja Argapura (Zaini Arony) dilaksanakan Rabu (17/3) di `bencingah` Kabupaten Lombok Barat yang disulap menjadi Istana Kerajaan Argapura.

Menurut Diata pembuatan film kolosal MISTERI RINJANI sebagian besar mengambil lokasi syuting di Kabupaten Lombok Barat, antara lain di Gunung Pengsong, gua lembah Sempaga, bendungan Sedau, Gunung Jae di Kecamatan Narmada, Taman Naramada, hutan wisata Suranadi, kawasan wisata Senggigi dan taman Mayura.

Selain itu syuting juga dilakukan di Sade (kampung tradisional Sasak) dan pantai Kuta di Lombok Tengah.

Sutradara Teddy Lau mengatakan film kolosan MISTERI RINJANI diangkat dari legenda Ratu Jin Dewi Anjani yang dikenal sebagai sosok pembasmi kebatilan dan kejahatan di Gumi Sasak.

“Karena kelembutannya, putri Raja Argapura Dewi Anjani diangkat menjadi raja oleh mahluk gaib,” katanya.

Film kolosal yang diperkirakan menelan dana sekitar Rp1,4 miliar ini akan memakan waktu syuting selama sebulan.

Diata mengatakan film ini didukung oleh sedikit-dikitnya 128 pemeran pembantu dan figuran yang seluruhnya merupakan masyarakat lokal.

Categories: Infotainment
  1. MOH. Radinal Atmaja MJH
    1 Februari 2011 pada 4:06 PM | #1

    Pak, tiang ngendeng Film da,, sampun wah jari..
    salam tipak selapuk dengan Pohgading

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.