Pindah Rumah :)
Mohon maaf baru sempat buka blog ini dan baru baca comment teman-teman..
sekarang saya bisa di cari disini :
Pantai Sekotong…
Ini foto-foto dua minggu lalu, baru sekarang punya minat tapi terlalu banyak kesibukan..sekarang baru punya waktu luang untuk sekedar upload n nulis..hehe.
Jadi foto-foto ini di ambil waktu jalan-jalan ke sekotong, bagian selatan lombok yang lagi terkenal dengan emas-nya. hm.. emas! Negeriku memang kaya,,tapi kapan negeriku di kenal dengan kepintarannya ya??
Bukan sekedar jalan-jalan, tapi rencana awalnya adalah menjenguk salaha satu sahabat yang sebulan lalu Istrinnya melahirkan bayi perempuan.. namanya JO, teman kuliah di diploma dulu. anak yg slengean dan berstyle Rocker itu memilih married dan mengajar di desa nun jauh di atas bukit sekotong sana..
Perjalanan yang sangat-sangat seru dan menantang sekaligus menyenangkan. jalanan yang harus kami lalui untuk sampai ke desa-nya Jo sangat-sangat rusak, berbatu, dan menanjak tinggi..tinggi sekali..:-) sampai semua motor yang ikut kesana harus di servis keesokan harinya.. langsung deh liat dokumentasinya.. liat juga tuh pasir putih pantainya yang Subhanallah indah nian…
Misteri Rinjani, Film KOlosal Tentang Dewi Anjani
Kapanlagi.com – Dua bupati di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Bupati Lombok Barat H Zaini Arony dan Bupati Lombok Tengah H. Lalu Wiratmadja membintangi film kolosal MISTERI RINJANI yang diangkat dari legenda Dewi Anjani.
Produser film kolosal MISTERI RINJANI, I Made Diata kepada wartawan pada acara pemotongan tumpeng sebagai tanda dimulainya syuting perdana di Giri Menang, Lombok Barat, Rabu (17/03/2010), mengatakan dalam film kolosal pertama yang dibuat di Lombok itu Zaini Arony berperan sebagai Raja Argapura, sedangkan Lalu Wiratmadja menjadi Raja Mekkah.
Film besutan sutradara Steven dan Teddy Lau itu juga dibintangi sejumlah bintang sinetron ternama, antara lain Tessa Kaunang yang berperan sebagai permaisuri Raja Argapura (Zaini Arony) dan Gilbert Marciano berperan sebagai Raden Repatmaja (putra mahkota Kerajaan Mekkah (Lalu Wiratmadja).
Sedangkan Dewi Anjani (putri Raja Argapura) diperankan oleh Baiq Ririn Fitriana dan raja jin diperankan oleh I Wayan Gredeg, keduanya merupakan artis lokal.
Syuting perdana film kolosal MISTERI RINJANI khususnya untuk pengambilan gambar Raja Argapura (Zaini Arony) dilaksanakan Rabu (17/3) di `bencingah` Kabupaten Lombok Barat yang disulap menjadi Istana Kerajaan Argapura.
Menurut Diata pembuatan film kolosal MISTERI RINJANI sebagian besar mengambil lokasi syuting di Kabupaten Lombok Barat, antara lain di Gunung Pengsong, gua lembah Sempaga, bendungan Sedau, Gunung Jae di Kecamatan Narmada, Taman Naramada, hutan wisata Suranadi, kawasan wisata Senggigi dan taman Mayura.
Selain itu syuting juga dilakukan di Sade (kampung tradisional Sasak) dan pantai Kuta di Lombok Tengah.
Sutradara Teddy Lau mengatakan film kolosan MISTERI RINJANI diangkat dari legenda Ratu Jin Dewi Anjani yang dikenal sebagai sosok pembasmi kebatilan dan kejahatan di Gumi Sasak.
“Karena kelembutannya, putri Raja Argapura Dewi Anjani diangkat menjadi raja oleh mahluk gaib,” katanya.
Film kolosal yang diperkirakan menelan dana sekitar Rp1,4 miliar ini akan memakan waktu syuting selama sebulan.
Diata mengatakan film ini didukung oleh sedikit-dikitnya 128 pemeran pembantu dan figuran yang seluruhnya merupakan masyarakat lokal.
Sensitif!
Parah nih hari-hariku akhir-akhir ini.. Sedikit-sedikit pengen marah aja! kalo ku pikir-pikir dan ku analisa, aku yakin ini karena banyaknya yg harus ku kerjakan dan sungguh..sungguh membuatku lelah! lelah otak dan body..
Lalu Pada saat-saat seperti ada saja orang yg membuatku menunggu, dan itu membuatku kesel luar biasa, kesabaranku cepat sekali hilang. mencoba mengelus dada sambil mengucapkan sabar..sabar..sabar seperti petunjuk Aa Gym tetep aja susah! pengen meladak saja..padahal aku bukan orang yg cepat marah sebelumnya.. hilang sedikit-demi sedikit kecerianku dulu hiks..hiks..
.
Seandainya saja aku gak terpilih untuk memimpin organisasiku, mungkin sekarang aku sedang menikmati malam-malamku bersama temen-temenku ngeband dan jalan-jalan.. ahh.. gak ada gunanya bicara begitu! untung saja hatiku masih bisa menguatkan diri.. aku percaya saja ini adalah pembelajaran bagiku, sebuah proses untuk meunuju kematangan diri sebagai lelaki.. aku memang merasakan betapa sulitnya but ini lah yg harus ku jalani, inilah jalan yang di berikan padaku oleh-Nya.
Lalu kenapa aku mengeluh dan sensitif?? entahlah..aku masih belum bisa sabar.. aku masih harus menyesuaikan diri dengan keadaan sekarang, keadaan yg berbeda sekali dari keadaanku yg dulu.. dulu aku yg bebas bagai burung, tanpa beban yang berat..tanpa tanggung jawab yang berat… cuek, slengean, gokil dan aneh!
.. aku cuma butuh pengertian dari teman-teman yg telah memilihku.. mereka tau aku speerti apa, mereka tetap memilihku jadi mereka juga harus mengerti keadaanku sekarang. transisi!
semoga semuanya baik-baik saja.. aku harap selalu begitu..
Losonk II : Dida Dido [2nd Inspirations of Losonk]
Beruntung sekali malam itu, aku bisa datang menyaksikan Launching Album baru Losonk di Taman BUdaya Mataram..meski harus pulang jalan kaki jauuh banged tengah malam.
Setelah beli kasetnya, tiba-tiba ngerasa gak ada lagu lain sebagus lagu-lagu di album ini hahahha.. sejak beli CD-nya [lebih kurang seminggu lalu] gak berhenti-berhenti ku putar setiap ada ksempatan hahaha pengen muter lagu lain pi kok gak bagus aja rasanya..:-)
Well memang lagu sumbawa yg dikemas dengan sentuhan musik modern ini sangat..sangat enak didengar, ada rock-nya, pop udah pasti tapi bukan pop kebanyakan, melainkan pop dengan sentuhan etnik seperti adanya suara Serunai (seruling khas sumbawa) dan sebagainya.. dari lirik hmm.. deliciouz banged dah! nyentuh abis! yaa walaupun ada sebagian gak aku ngerti hehe coz bahasanya halus-halus semua… ( ini nih yg penting, harus ada kayakya yg ngajrin anak-anak sumbawa bahasa halus-nya), dan salut buat Bang Epun Gera yg dah ciptain lagu yang bikin aku bangga menjadi Tau Samawa.. sangat bangga bang! kapan ya bisa nyanyiin lagunya bang Epun… (ngarep..hehe)
Nah, disini aku pengen share lirik lagu-lagu di album Losonk II : Dida Dido ke teman-teman semua. maaf cuma bisa ngasih liriknya doank.. Mp3-nya beli CD originalnya aja ya.. Stop Pembajakan! malu donk beli bajakan…… beli bajaan sama saja mematikan kreatifitas seniman, pembajakan adalah kejahatan kawan..!
Dida Dido (Lagu dan Lirik : Epun Grea)
Aina ina ana ode
balong jenang pandang mata bayo
Mata bayo dida dido..dida dido..
Aina ina anak balong
ima ode nyentik dade ijo
dade ijo dida dido..dida dido..
We..tau dadi ina bapak
sayang gama anak dadi kita
Na..sayate..na sayate na kalanye..
Mana ling dadi susa
dadi susah sangara
Gantuna era no kalako
Totang gama
Mela’ ka tu ampar kewa ai mata
Timang sanompo masa kasear
We mara rembin no jaga
Totang gama bining ka tu ampar dalam parana
lawang nyonde balong ate bentan titan
Ya timal mawa langan dunia..
_________________________________________________________
Lirik-lirik lain Klik disini
Pria beraura Tong Sampah!!!
Ku harap kamu gak akan pernah kenal dan bertemu dia kawan. Dia pria yang perfect menengkelkannya.. mulai dari tampang sampai tingkah laku dah gak ngorbit banged disebut sebagai lelaki menyenangkan. sebaliknya dia sangat sangat membuatku muak!
Tak perlulah ku sebut detailnya.. hahaha cuma ingin menumpahkan rasa kesal dan uneg-uneg aja karena sungguh jika dia ada, seluruh kreatifitas, gaya dan sebagainya seperti hilang dari diriku. aku mati gaya, bad mood dan susah payah menahar amarah..
Ck..ck.. kok ada orang yang seperti itu. aku curiga dia tak pernah belajar etika. bagaimana menyuruh orang (Tepatnya menta tolong), bagaimana bertanya yang baik, bagaimana menjadi orang yang menyenangkan…
Kau pasti tahu kawan, manusia itu adalah makhluk yang selalu ingin di dengarkan tapi rada2 enggan mau mendengarkan orang lain. nah itu.. dia maunya di dengarkan aja, gak pernah ingin mendengarkan orang lain.. cari muka di depan yang lebih tinggi dan penjilat!!
Toloong hari ini moodku hancur karena tingkah sok-nya!! mrintah-mrintah seenaknya kayak aku ini babunya aja.. anjriittt…………….!!!
Ups.. maaf dan tolong maklumi moodku yang sedang ancur ini kawan.. aku bener-benar stress di buatnya…
Cerita Hari Ini (22/02)
Pagi-pagi sekali aku telpon Pak Roby, bukan untuk minta maaf karena aku telah berusaha menghapus tanda tangan palsu di KRS dengan penghapus pulpen harga seribu perak hehehe.. ya meski gak berhasil-berhasil amat paling tidak tidak begitu kelihatanlah.. kemungkinan terburuknya Pak Roby akan bertanya ini bekas tanda tangan siapa?? mau nyoba palsuin tanda tangan saya ya?? lalu aku akan menjawab dengan sok polos maaf pak kemarin saya salah tanda tangan.. saya pikir di bagian ini saya harus tanda tangan ternyata ini bagian bapak.. beres kan?? hahaha
Lalu akupun ke kampus setelah ‘janjian’ dulu dengan pak Roby, janjiannya di parkiran Gedung D FKIP unram, si bapak bilang katanya gak bisa lama. Di paskiran aku duduk sendiri di atas tembok yang setinggi lutut orang dewasa di bagian barat parkiran. sambil ngipas-ngipasin map ke leher karena keringat mulai merembes pagi-pagi. mungkin karena tegang hahaha.
eh tau gak, parahnya..aku gak tau yang mana namanya Pak Roby, ini pertama kali beliau jadi Dosen wali ato dosen pembimbingku. Gesit ku sms teman-temanku yang juga ber-dosen wali pak roby
Ke Ibenk: benk, pak Roby tu ciri-cirinya gimana??
Ke Intan: Tan, pak Roby pake mobil atao motor??
Ke Ria: Bu, Pak Roby rambutnya gimana ya??
beberapa menit kemudian balasan sms dari ketiiga temanku itu masuk.
Dari Ibenk: Mang ada apa ji? lum ngumpulin KRS ya??
Dari Intan: Gak tau Ji, pake engkel(sejenis Bis mini yang kalo di Lombok bis antar kecamatan,biasanya reot dan bauuu) kali.wakakaka
Dari Ria: Kemarin si agak2 keriting, gak tau sekarang mungkin dah rebonding!
Busyet dah ni anak-anak, gak ada yg beress.. malas aku balas lagi smsnya aku pun duduk lagi dengan tenang (tepatnya berusaha tenang..), sengaja map merahku ku kipas-kipaskan lagi siapa tau Pak Roby melihatku duluan lalu tahu aku sedang menuggu beliau. dan benar saja, Avansa Pink lewat dan berhenti agak ke selatan kira-kira 5 meter dari tenpat ku duduk. keluarlah Pak Roby, dengan pakaian Olah raga lengkap dengan sepatu Ketsnya.
“Mau tanda tangan KRS ya?” tanya si bapak dari jauh..
“iyah..iyah..” aku mengangguk lalu berlari ke arahnya.
“mana..?”
“ini pak..” sambil ku sodorkan mapku ke si bapak yang masuk lagi ke Mobilnya.
“Hmm.. ini bekas tanda tangan, apa maksudnya??” deg..!! “Oo kamu ya yg katanya pak Saleh palsuin tanda tangan saya??”
Damn!
Aku cengengesan karena gak tau harus ngomong apa,..rasaya pengen lenyap dari depan si bapak. maluu euy!
Lalu ku putuskan untuk jujur dan bercerita dengan luguhnya..(baca; Lebay!)
“Kemarin aku putus asah pak..setelah didera rasa letih, mondar mandir kesana-kemari mengejar bapak yang terhormat.. hingga akhirnya aku menyerah dan kalah oleh iblis yang senantiasa menjerumuskan manusia.. akupun tergoda dan memalsukan tanda tangan bapak…tapi hasilnya bagus kok pak.. tapi bapak yang di akademik bilang ini bukan tanda tangan bapak.. akupun menyerah lagi.. jadi…”
“Sudah..sudah.. saya buru-buru nih sudah saya tanda-tangan, lain kali jangan ulangi, saya santai aja kok orangnya..cari saya dimana saya ada saat itu saya pasti welcome sama mahasiswa..okeh? saya jalan dulu”
Alhamdulillah……….aku selamat!! sekali lagi aku selamat… ini jelas bukan karena nama kakekku Selamat Riadi hahaha.. tapi ini memang nasib lagi gak apess dan ternyata hanya kejujuran yang bikin tenang kawan.. ingat itu.. waspadalah..waspadalah…
setelah itu aku bisa dengan tenang melanjutkan hidupku….tapi ternyata tak sampai disini.. simak cerita berikutnya..
Astaga! Ketua Dewan Racana Teparrr
Lepas dari kejar-kejar dosen dan sukses dengan kejujuran (chieeeehahaha) aku ke ke sekret dan mengkoordinir anggotaku untuk ikut ke kegiatan Donor darah yang di adakan Dewan Kerja Daerah NTB, untuk mempererat tali silaturrahmi aku bela-belain ijin gak masuk kerja pagi itu dan meminta teman kerjaku gantikan shiftku hehehe.. ya selama ini antara Pramuka unram dengan DKD memang jarang berkomunikasi.. adi harapanku dengan ini dua kubuh akan lebih akrab.
Kau tahu kawan, ini adalah the first! pertama kali aku akan mendonorkan darahku yang entah bergolongan apa.. hahaha aku paling benci jarum suntik! aku alergi liat darah dan gak suka bau karbol! Meski enggan, aku harus mendonorkan darahku dengan ikhlas.. (eiit aku bukan enggan donorin darah tapi enggan di tusuk-tusuk!).
Setelah basa-basi dengan kawan-kawan DKD, senyum senyum sana sini a.k.a tebar pesona dikit dan mengisi form aku masuk ke ruang Transfusi darah, wew..suasananya dah kayak rumah sakit aja tuh! ada 5 tempat tidur nyang kayak di rumah sakit noh..gak tau namanya..hehehe dan di atasnya masing terbiring orang-orang yang sedang di sedot darahnya hiii… begitu kepalaku nongol dipintu, langsung saja pak Dokter yang kelihatannya lebay itu memanggilku dan menyuruhku duduk di depannya.. sialan gak ada kesempatan kabur pikirku..
Lenganku di balut dengan tensimeter (bener gak tuh namanya?), lalu di pompa dan sang dokter (yang kalo ku lihat bikin aku ingat salah satu artis yang kalo ngomong lebay). lalu jari ku di plintar plintir dan mendekatkannya ke alat kayak pulpen dan tiba-tiba dara dan keluar dari ujung jadi telunjukku.. weeeit gak sakit too?? hahahaha,
“Sekarang langsung ke tempat tidur ya mas, untuk di ambil darahnya..” kata sang Dokter dengan bibir yang di buat-buat cuih..hahaha
Bah! ini bagian yang sangat tak kusukai. harus berhadapan dengan jarum suntik yang sebesar jarum suntik sapi. lenganku di oles-oles. Multzam dan desi yang berdiri di sampingku ampe gak bisa nahan ketawa liat expresiku yang katanya lucu dan pucat! anjriittt dah….
Lalu… checkkk!! jarum itu menembus uratku..rasanya bikin aku meremas-meramas seprei tempat tidur, bibirku gak sengaja monyong dan saat-saat memalukan seperti itu ternyata sang kameramen dengan semangatnya menyorot expresiku yang memalukan itu! Desy ampe terpingkal-pingkal, multazam keluar ruangan untuk ketawa! dokter mendekat dan sok menenangkan, seandainya ia tahu.. ini menyiksaaaa..! tapi stay cool walaupun awalnya dah kebuka belangku, takut disuntik! beberapa menit kemudian sakitnya mulai reda.. aku bisa senyum-senyum ke arah perawat-perawat yang membantu dokter hehe. tapi senyum tak berlangsung lama, sang perawat yang sedari awal disampingku menyudahi menyedot darahku, jarum sialan itu dilepas dan..tiba-tiba saja aku seperti melayang, terbang, telingaku berdenging aneh, pelan-pelan semua benda disekelilingku menjadi pudar lalu menjadi putih seluruhnya.. ooh… rupanya aku sudah pingsan dengan damai.. huwaaaa!!
Kira-kira beberapa menit berselang aku membuka mata dan ku dapati di bawah kakiku ada bantal yang di tumpuk, bajuku terbuka, ikat pinggangku terbuka, sepatu dan kaos kakiupun demikian.. ada apa ini..?? aku masih lemah.. hanya bisa membuka mata doank..
“Kak ajie..dah sadar..” itu suara desi, aku hanya bisa berkedip lalu gak sadar lagi…
Begitu sadar tambah rame saja di sekelilingku, bukannya kata-kata berduka cita yang tertangkap telingaku, yang ku dengan malah kata-kata ledekan, ejekan dan suara ketawa menjengkelkan dari anggota-anggotaku..awas kalian kataku dalam hati, ya, karena aku belum bisa bergerak!
“Astagaaa… Ketua Dewan Pramuka unram pingsan?? ck..ck..ck..” aku kenal sekali suara menjengkelkan itu. Itu suara Fuji. huh..awas ku plintir telingamu nanti anak muda.
“Siapa yang pingsan?” yang ini entah siapa punya suara
“Kak Ajie.. ketua dewan kita..” dengan nada penuh semangat aku tahu itu Harun..okeeeh awas kalian semua!
“Ah.,.kak ajie cemen nih..gitu aja pingsan..” Reihan ikut-ikutan. anak baruu awas pelantikan nanti, ku bikin kapok kau yah!
Beberapa menit kemudian keadaanku berangsur membaik, Multazam memapahku ke luar ruangan dan memberiku segelas susu coklat anged, telur rebus dan pop mie anged.. plus secangkir kopi. dengan sangat sangat lahap ku habiskan pop mie dan telur rebusnya. sementara anak-anak itu ntak berhenti dengan leluconnya. benar-benar memalukan ini!
Setelah merasa segar aku bertingkah seolah tak pernah terjadi apa-apa, . ku ajak mereka balik kesekret meski masih saja mereka mengejekku.. otakku sibuk merencanakan pembalasan wakakaka…
Tapi entah kenapa tiba di sekret, rencana serangan balik tak jadi ku lancarkan.. abis mereka semua kompak menertawakanku sementara aku hanya sendiri..huuuff….
ini kejadian yang tak akan ku lupakan, pertama kali aku mendonorkan dara dan langsung pingsan.
Sungguh terlaluhh…!!
Sorenya:
sms dari Ochi _yang dah sekian tahun aku gak ketemu_ masuk.
“Siapa tuu yang sok-sok-an donor darah lalu pingsan…?? kita lagi nonton videonya neh..”
Gubrakkkk!!!!

















Last Comment!